OPERASI HITUNG PADA BILANGAN PECAHAN


Bagaimana Operasi Hitung pada Bilangan Pecahan?


A.      Penjumlahan Pecahan
1.       Penjumlahan dua pecahan yang penyebutnya sama ialah pecahan dengan penyebut yang sama, sedangkan pembilangnya sama dengan jumlah pembilang tadi.

Contoh:
          

2.       Apabila dua buah pecahan yang penyebutnya berbeda saling dijumlahkan, maka terlebih dahulu kedua penyebut disamakan.
Contoh:
          

B.      Pengurangan Pecahan
1.       Pengurangan dua buah pecahan dengan penyebut sama ialah pecahan dengan penyebut yang sama, sedangkan pembilangnya sama dengan selisih pembilang tadi.

Contoh:
              

2.       Jika kita mengurangi dua buah pecahan yang penyebutnya berbeda, terlebih dahulu lambang kedua penyebut disamakan. Untuk menyamakan penyebut, digunakan kelipatan persekutuan terkecil (KPK).
Contoh:
 

C.      Perkalian Pecahan
1.       Mengalikan pecahan dengan suatu bilangan asli, sama dengan mengalikan bilangan asli itu dengan pembilang pecahan itu, sedangkan penyebutnya tetap.

Contoh:
             

2.       Mengalikan pecahan dengan pecahan, sama dengan mengalikan pembilang dengan pembilang, penyebut dengan penyebut.


Contoh:
 

D.      Pembagian Pecahan
1.       Membagi suatu bilangan bulat dengan suatu bilangan pecahan, sama dengan mengalikan bilangan bulat dengan kebalikan bilangan pecahan itu.

Contoh:

2.       Membagi suatu pecahan dengan suatu bilangan asli, sama dengan mengalikan pecahan itu dengan kebalikan bilangan asli tersebut.
Contoh:


3.       Membagi suatu pecahan dengan suatu pecahan, sama dengan mengalikan pecahan yang dibagi dengan kebalikan pecahan pembagi.
                                                     
Contoh:
 

E.       Operasi Hitung pada Pecahan Campuran
1.       Untuk mengerjakan operasi hitung pada pecahan campuran terlebih dahulu pecahan itu dijadikan pecahan biasa.

Contoh:

F.       Operasi Hitung pada Pecahan Desimal
Untuk mengerjakan operasi hitung yang menyangkut pecahan desimal, masing-masing pecahan dijadikan senama.
Contoh:

G.     Operasi Hitung pada Pecahan Persen
Untuk menyelesaikan pengerjaan hitung yang berhubungan dengan pecahan persen, terlebih dahulu bentuk pecahan persen dijadikan pecahan biasa. Karena pecahan persen berarti pecahan perseratus, maka penyebutnya dijadikan perseratus.

Contoh:

H.      Pecahan Permil
Pecahan permil artinya perseribu. Pecahan permil dinotasikan dengan .
Contoh:

I.        Membandingkan Pecahan-Pecahan
1.       Perbandingan nilai dua buah pecahan dapat ditentukan dengan jalan mengganti nama kedua pecahan itu dengan nama-nama penyebutnya sama dan kemudian membandingkan pembilang-pembilang kedua nama yang baru itu.
Contoh:
 

2.       Dua buah pecahan yang berlainan nama dikatakan sama, jika hasil perkalian dari pembilang pecahan kedua sama dengan hasil perkalian penyebut pecahan kedua sama dengan hasil perkalian penyebut pecahan pertama dengan pembilang pecahan kedua.

Contoh:



Referensi :
Winarni dan Soetarman, P. 2004. Rumus-Rumus Matematika Berhitung Lengkap. NUSANTARA. Surakarta.


Komentar