MENGENAL BANGUN DATAR
Pengertian, Macam-macam, dan Sifat-sifat Bangun Datar
A. Pengertian Bangun Datar
Bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang hanya memiliki dua
dimensi yaitu panjang dan lebar.
B. Macam-Macam Bangun Datar
Terdapat macam-macam bangun datar diantaranya persegi, persegi panjang,
segitiga, jajaran genjang, trapesium, belah ketupat, layang-layang, dan
lingkaran.
C. Pengertian dan Sifat-Sifat pada Bangun Datar
1. Persegi
Menurut Nuharini dan Wahyuni (2006:
256), persegi adalah bangun datar segi empat yang memiliki empat sisi sama
panjang dan empat sudut siku-siku.
Sujatmiko (2005: 268) mengungkapkan
sifat-sifat persegi, yaitu:
·
Keempat
sisinya sama panjang.
·
Sisi
yang berhadapan sejajar.
·
Keempat
sudutnya sama besar dan membentuk sudut siku-siku.
·
Diagonal-diagonalnya
sama panjang, saling membagi dua sama panjang, saling berpotongan dan tegak
lurus.
2. Persegi Panjang
Menurut Sujatmiko (2005: 256) persegi panjang adalah bangun datar segi
empat yang memiliki dua pasang sisi sejajar dan sama panjang serta memiliki
empat sudut siku-siku.
Menurut Nuharini dan Wahyuni (2006: 256) sifat-sifat persegi panjang,
yaitu:
·
Mempunyai
empat sisi dan empat titik sudut.
·
Mempunyai
dua pasang sisi sejajar yang berhadapan dan sama panjang.
·
Sudut-sudut
dalam persegi panjang sama besar dan siku-siku.
·
Diagonal-diagonalnya
sama panjang dan berpotongan saling membagi dua sama panjang.
3. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tida sisi dan tiga titik
sudut. Menurut Soenarjo (2008: 226) sifat-sifat umum segitiga yaitu:
·
Mempunyai
3 sisi
·
Mempunyai
3 sudut
·
Jumlah
sudut segitiga 180°.
Segitiga
juga memiliki beberapa jenis, yaitu:
a.
Menurut
panjang sisinya, terdapat 3 jenis segitiga yaitu:
1.
Segitiga
sama sisi adalah segitiga yang ketiga sisinya sama panjang dan semua sudutnya
sama besar yaitu 60°.
2.
Segitiga
sama kaki adalah segitiga yang dua dari tiga sisinya sama panjang dan memiliki
dua sudut yang sama besar.
3.
Segitiga
sembarang adalah segitiga yang ketiga sisinya memiliki panjang dan besar semua
sudutnya berbeda.
b.
Menurut
besar sudutnya, terdapat 3 jenis segitiga yaitu:
1.
Segitiga
siku-siku adalah segitiga yang salah satu besar sudutnya sama dengan 90°. Sisi depan sudut 90° disebut hipotenusa atau sisi
miring.
2.
Segitiga
lancip adalah segitiga yang besar semua sudut < 90°.
3.
Segitiga
tumpul adalah segitiga yang besar salah satunya > 90°.
4. Jajaran Genjang
Jajaran genjang adalah bangun datar segi empat yang dibentuk dari sebuah
segitiga dan bayangannya yang diputar setengah putaran (180°) pada titik tengah salah satu
sisinya.
Menurut
Nuharini & Wahyuni (2006: 263) sifat-sifat jajaran genjang yaitu:
·
Memiliki
empat sisi dan empat titik sudut.
·
Memiliki
dua pasang sisi sejajar dan sama panjang.
·
Memiliki
dua sudut tumpul dan dua sudut lancip.
·
Sudut-sudut
yang berhadapan sama besar.
·
Jumlah
besar sudut yang saling berdekatan adalah 180°.
·
Diagonalnya
tidak sama panjang.
5. Trapesium
Menurut Nuharini dan Wahyuni (2006: 273), trapesium adalah bangun datar
segi empat yang mempunyai tepat sepasang sisi yang berhadapan sejajar. Sisi
sejajar disebut sisi alas dan sisi atas, sedangkan yang lain disebut kaki
trapesium.
Ada 3 jenis trapesium yaitu:
1. Trapesium Siku-siku
Trapesium siku-siku mempunyai dua
sudut siku-siku, sisi atas dan sisi bawah sejajar, dan ukuran
keempat panjang sisi trapesium tidak sama panjang.
2. Trapesium Sama Kaki
Trapesium sama kaki mempunyai dua sisi
yang berhadapan dan sama panjang (Nuharini & Wahyuni, 2006: 273).
3. Trapesium Sembarang
Trapesium sembarang karena keempat panjang sisinya berbeda dan
tidak mempunyai sudut yang besarnya 90° (Sujatmiko, 2005: 291).
6. Belah Ketupat
Belah ketupat merupakan bangun datar segiempat yang keempat sisinya sama
panjang dan berpotong diagonal-diagonalnya membentuk sudut siku-siku.
Sifat-sifat belah ketupat antara lain:
·
Memiliki
empat sisi sama panjang.
·
Sisi
yang berhadapan sejajar.
·
Kedua
diagonalnya merupakan sumbu simetri.
·
Sudut-sudut
yang berhadapan sama besar dan dibagi dua sama besar oleh diagonal-diagonalnya.
·
Kedua
diagonalnya saling membagi dua sama panjang dan saling berpotongan tegak lurus.
7. Layang-Layang
Layang-layang adalah bangun datar segiempat yang kedua diagonalnya
berpotongan tegak lurus, yang akan membentuk dua segitiga sama kaki.
Menurut Nuharini & Wahyuni (2006: 271) sifat-sifat laying-layang
antara lain:
·
Memiliki
empat sisi dan empat titik sudut.
·
Memiliki
dua pasang sisi yang sama panjang yaitu.
·
Sepasang
sudut yang berhadapan sama besar.
·
Salah
satu diagonalnya membagi dua sama panjang diagonal yang lain dan berpotongan
tegak lurus.
·
Salah
satu diagonalnya menjadi sumbu simetri.
8. Lingkaran
Lingkaran
adalah himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu yang disebut
dengan jari-jari dari suatu titik yang disebut dengan titik pusat. Adapun sifat
lingkaran, sebagai berikut:
·
Tidak
memiliki titik sudut.
·
Besar
sudut 360°.
·
Memiliki
satu sisi.
·
Memiliki
jari-jari (r).
·
Mempunyai
titik pusat lingkaran
·
Mempunyai
simetri putar tak terhingga.
·
Mempunyai
simetri lipat serta sumbu yang tak terhingga.
Sumber:
Winarni dan Soetarman, P. 2004. Rumus-Rumus Matematika Berhitung Lengkap.
NUSANTARA. Surakarta
Komentar
Posting Komentar